Tag: Bersepeda

Profile: Radja Nainggolan Si Pemain Batak

radja nainggolan

Radja Nainggolan yang lahir di Antwerpen, Belgia pada tanggal 4 Mei 1988, merupakan sosok pemain sepak bola kebangsaan Belgia. Yang saat ini memberla klub AS Roma, menempati posisi sebagai gelandang. Pemain tersebut memiliki hobi bersepeda yang dijadikan rutintas di akhir pekannya.

Dia adalah pemain andalan bagi tim yang dibelanya yang berjuluk Giallorossi. Dan salah satu pemain yang berdarah Indonesia di kancah Eropa, dimana sang pemain memiliki marga yaitu Nainggolan, yang merupakan nama dari Suku Batak Toba di bagian belakang namanya.

radja nainggolan
nainggolan yang sukses mencetak gol untuk roma

Kisah Kehidupan Radja Nainggolan

Radja Nainggolan yang tinggal dan tumbuh besar bersama ibunya di Belgia, sedangkan sosok ayah kandungnya berada di Indonesia. Radja pun memulai karir sepak bolanya di Belgia yang terus berkembang pesat. Ketika itu, pemain kelahiran pada tanggal 4 Mei 1988 ini memulai karir sepak bolanya bersama klub lokal, Germinal Beerschot.

Dan dirinya mencoba meraih keberuntungan untuk bermain di Italia, bersama Piacenza ketika dirinya berusia 17 tahun. Tampil gemilang bersama klub tersebut, yang mana dirinya menunjukkan kualitas yang dimilikinya membuat sang pemain hijrah ke Cagliari. Hingga saat ini dia memperkuat tim asal ibukota AS Roma.

Sempat terdengar kabar bahwa Radja ditinggalkan oleh ayahnya dari kecil. Maka dari itu, dia lebih memilih kewarganegaraan Belgia daripada Indonesia, dalam bentuk protes sang pemain kepada ayahnya. Memang alasan Radja yang memilih Belgia tentu saja tidak benar, karena jika pemain itu memilih Indonesia mungkin karirnya memiliki keterbatasan sebagai pemain sepak bola.

Bisa di contohkan, Radja tidak mungkin bisa mencoba di Liga Inggris yang membutuhkan syarat kewarganegaraan pemain asing tidak akan bisa dibawah ranking 70 FIFA. Dan penambahannya seperti prestasi bersama tim nasional bersama generasi emas yang dimiliki oleh Belgia.

radja-nainggolan-belgia
nainggolan sedang mengontrol bola

Awal Karir Radja Nainggolan Sebagai Sepakbola Profesional

Piacenza

Pada tahun 2005, Radja Nainggolan yang berada di Italia mengadu nasib bersama klub Piacenza Calcio di usianya 17 tahun, dari tim K.F.C. Germinal Beerschot. Yang mana, saat membela tim tersebut dia bermain dengan cemerlang pada dua laga di pertandingan kompetisi Seri B.

Nainggolan sudah mencatatkan namanya di klub tersebut dari 38 pertandingan yang dijalaninya di kompetisi Seri B pada musim 2008-2009, bersama tim asal Emilia-Romagna. Dia telah menyumbangkan tiga gol yang membuat timnya itu mengkahiri musim di posisi ke 10.

Tampil gemilang dengan Piacenza, Radja Nainggolan mampu menarik minat Cagliari Calcio yang bermain di Seri A. Dan dirinya bermain untuk klub Cagliari dengan menyandang status pinjaman, pada tanggal 27 januari 2010, yang memiliki opsi dalam pembelian secara permanen di akhir musim.

Dan debut perdananya bersama Cagliari di Liga pada tanggal 7 Februari. Ketika itu, timnya harus menelan kekalahan tandang Cagliari 0-3 melawan Inter Milan. Sang pemain tersebut hanya bermain tujuh menit.

Cagliari

Cagliari yang meresmikan Nainggolan secara permanen pada tanggal 21 Juni 2010. Setelah tiga musim menjadi pemain andalan timnya, Radja Nainggolan pin menandatangani perpanjangan kontrak sampai 2016.

Tetapi, di tanggal 7 Januari di tahun berikutnya, AS Roma tertarik untuk meminjam Nainggolan sampai akhir musim. Yang diyakini biayanya sekitar 3 juta euro, dengan opsi Roma dapat mempermanennya pada musim panas mendatang dengan harga 6 juta Euro.

Roma

Di tanggal 9 Januari 2014, Nainggolan bermain di debutnya bersama AS Roma dalam kemenangan tandang kontra Sampdoria. Dimana dalam pertandingan tersebut mereka memenangkan skor tipis 1-0 dalam ajang Coppa Italia pada musim 2013-2014. Dan pemain itu membawa Roma ke babak perempar final.

Dalam kompetisi yang sama, Nainggolan pun turut serta membantu timnya yang berhasil mengalahkan tim raksasa Italia, Juventus. Dia bermain selama 90 menit penuh dalam 12 hari mendatang.

Tips & Trik Sepeda Saat Ingin Menanjak

sepeda menanjak

Bersepada memang membuat sehat tubuh kita dan begitu menyenangkan, pastinya jalan atau trek yang akan ditempuh sangat beragam. Biasanya jalanan mendatar dan menurun tentunya tidak ada rintagan atau masalah dari kebanyakan orang. Apalagi jika kita menemui jalanan dengan medan menanjak pasti terlihat sulit untuk menggowesnya.

Dengan adanya tanjakan yang akan kita lalui, saya akan memberikan tips & trik bersepeda agar dapat melalui jalanan menanjak.

sepeda menanjak
para bersepeda sedang melalui trek menanjak

Cara Mengatasi Kesulitan Bersepeda Dalam Menanjak

Yang harus anda lakukan untuk bisa melewati jalanan menanjak dalam bersepeda adalah, pertama-tama persiapan fisik anda dengan matang dan kondisi sepeda pun harus baik. Yang akan menjadi pokok hal ini, saat bersepeda di trek yang mendatar atau flet, turunan dan juga tanjakan.

Untuk yang hobi Road Bike (sepeda balap) akan memilih bersepeda di jalan yang beraspal, dimana jalanan aspal cenderung halus. Kemungkinan besar untuk penggemar MTB pun juga lebih memilih di jalan beraspal, yang biasanya digunnakan oleh Cross Country atau sehari-hari dalam bersepeda dengan baik, yang di pakai untuk bekerja sekolah atau berolahraga.

Pada umumnya jalanan yang beraspal bagi penggemar bersepeda, tentunya para penggemar road biker. Dan bagi yang gemar bersepada penuh tantangan lebih cenderung untuk rider MTB, yang dimana jalanannya seperti offroad. Ketika melalui jalanan tanjakan harus bisa menenetukan dalam kenyemanan, maka dari itu harus menyesuaikan suspensi, teknik shifting (gigi transmisi), posisi ketinggian seatpost dan posisi badan.

MTB Bike
penggemar sepeda yang ingin melalui terk tanjakan

Suspensi Yang Digunakan Harus Sesuai

Untuk tips ini digunakan bagi rider MTB dan juga diutamakan cross country (XC) baik bersepada di aspal ataupun offroad ringan. Saat anda ingin melewati tanjakan, maka usahakan kunci atau lock suspensi depan, yang betujuan membuatnya tidak bisa bekerja naik-turun.

Dengan adanya tips ini memang bertujuan, saat anda sedang melalui trek tanjakan dan anda berdiri diatas sadel dalam menggowes pedal dengan kuat. Maka dari itu energi dan tenaga yang anda keluarkan tidak terbuang dengan sia-sia, yang dikarenkan suspensi depan yang naik-turun.

Suspensi yang baik akan memberikan kita energi untuk dapat menggowes sepeda meski berdiri yang dapat disalurkan dengan menyeluruh pada crank. Bagi para sepeda MTB yang tidak memakai sistem lock, sebaiknya pengendara tidak dalam posisi berdiri saat menggowes pedalnya di tanjakan.

Bagi road biker penyesuain suspensi tidak memerlukannya karena fork depan yang digunakan sepeda balap sudah static.

Teknik Shifting (Pemindah Gigi Transmisi)

Tips ini pun, bisa digunakan untuk rider MTB atau road biker, Shifting atau yang biasa disebut pemindahan gigi transmisi buat para penggemar sepeda pastiya begitu tahu yang satu ini. Yang pada umumnya shifter terletak di handle bar atau stang kemudi di sepeda kita. Bagi kalian yang belum tahu, bahwa Shifter itu merupakan sebuah perangkat yang langsung terhubung dengan FD (front deraileur) dan RD (rear derailleur).

Yang mana fungsi dari FD dan RD itu, memindahkan gigi (chainrings) baik pada bagian depan ataupun belakang. Ketika akan melalui jalanan yang menanjak, jika menggunakan shifting yang benar maka dapat memberikan kenyamanan bagi pengendaranya dalam bersepeda. Jika rider yang memiliki tenaga (power) dan otot kaki yang begitu kuat, tidak akan menjadi permasalahan menggunkan gir (chainring depan paling besar dan gir yang belakang paling kecil.

Karena dengan menggunakan shifting model tersebut akan membuat akselerasi lebih maksimal pada saat menggowes sepeda.